banner 728x90

Meriahkan HUT RI ke-81 dan FDS XV, Dispora Kab Jayapura Gelar Lomba Lintas Alam Cagar Alam Cycloop

Asisten II Setda Kabupaten Jayapura, Dr. Abdul Rahman Basri, Plt. Kepala Dispora Kabupaten Jayapura, Sri Hadi Pamenang, beberapa OPD dan perwakilan Forkopimda saat melepas peserta Lomba Lintas Alam Cagar Alam Cycloop ke-1, di Nendali Sentani, Kamis 27/08/2026.

SENTANI, Jelajahpapua.com – Dalam rangka memperinhati HUT RI ke 81 tahun dan memeriahkan Festival Danau Sentani (FDS) XV, Dinas Pemuda dan Olahraga (DISPORA) Kabupaten Jayapura melalukan kegiatan Lomba Lintas Alam Cagar Alam Cycloop ke-1. Dengan mengusung tema “Jelajah Alam Jaga Negeri, Bentuk Generasi Tangguh”., di Nendali Sentani, Kamis 27/08/2026.

Asisten II Setekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Jayapura saat ini dijabat oleh Dr. Abdul Rahman Basri, S.Sos., M.KP., mengatakan kegiatan lomba lintas alam menjadi ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal lebih dekat kekayaan alam Kabupaten Jayapura. Peserta tidak hanya diajak menikmati keindahan kawasan Cagar Alam Cycloop, tetapi juga membangun kesadaran bahwa kelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama.

Cagar Alam Cycloop sendiri merupakan salah satu kawasan penting bagi kehidupan masyarakat di wilayah Jayapura. Hutan dan kawasan pegunungannya menjadi bagian dari ekosistem yang menjaga keseimbangan lingkungan, sumber air, serta keanekaragaman hayati.

Melalui kegiatan lintas alam, pesan pelestarian lingkungan disampaikan dengan cara yang lebih dekat dengan masyarakat. Setiap langkah di jalur alam menjadi pengingat bahwa hutan bukan sekadar tempat untuk dilewati, melainkan ruang kehidupan yang harus dijaga.

Selain menguji ketahanan fisik dan mental, kegiatan ini juga membawa semangat kebersamaan. Peserta ditantang untuk membangun kekompakan, kedisiplinan, keberanian dan kepedulian terhadap lingkungan.

Di tengah perkembangan pembangunan dan aktivitas masyarakat yang terus meningkat, menjaga kawasan alam menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, kegiatan seperti Lomba Lintas Alam Cagar Alam Cycloop diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu menumbuhkan gerakan nyata untuk menjaga hutan dan lingkungan.

Pesan yang dibawa pun sederhana namun kuat: semakin dekat manusia mengenal alam, semakin besar pula tanggung jawab untuk menjaganya. Dari hutan yang tetap hijau, air yang tetap mengalir dan alam yang tetap lestari, kehidupan masyarakat akan terus tumbuh. Cycloop bukan hanya bentang alam, tetapi warisan yang harus dijaga bersama.

Sementara itu, Plt. Kepala Dispora Kab Jayapura, Sri Hadi Pamenang, S.Pd., M.Pd., menyampaikan sebanyak 10 regu mengikuti Lomba Lintas Alam Cagar Alam Cycloop ke-1, dari 10 regu yang terdaftar, terdapat dua regu yang tidak hadir dalam pertemuan teknis atau meeting sebelum pelaksanaan. Setiap regu terdiri dari sekitar lima orang, yakni empat peserta dan satu orang pemimpin regu.

Untuk rute perlombaan dimulai dari lokasi start dan peserta akan menyusuri jalur yang telah ditentukan hingga mencapai garis finis di kawasan Kalkote, tepatnya di lokasi parkir.
Untuk para pemenang, panitia telah menyiapkan medali dan uang pembinaan bagi juara pertama hingga juara ketiga.

Kegiatan ini mengusung semangat “Jelajah Alam, Cinta Negeri, Bentuk dan Perkokoh Generasi”. Tema tersebut menjadi dasar pelaksanaan lomba, dengan tujuan mendorong generasi muda untuk lebih dekat dengan alam, memiliki kecintaan terhadap tanah air, sekaligus membangun karakter dan ketahanan generasi muda melalui kegiatan olahraga.

Srihadi menegaskan, Lomba Lintas Alam Cagar Alam Cycloop tahun 2026 merupakan pelaksanaan perdana. Kegiatan ini sengaja dibuat sebagai sebuah gebrakan baru dalam rangka menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI dan Festival Danau Sentani.

Dengan menggabungkan olahraga, petualangan dan kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda yang memiliki nilai positif bagi generasi muda Kabupaten Jayapura.

Selain menguji kekuatan fisik peserta dalam menaklukkan medan alam Cycloop, lomba ini juga membawa pesan bahwa alam merupakan bagian penting dari kehidupan yang harus dijaga bersama.

Srihadi berharap pelaksanaan perdana ini dapat berjalan baik dan menjadi awal bagi lahirnya kegiatan lintas alam serupa pada tahun-tahun berikutnya. (El)