SENTANI, Jelajahpapua.com – Memperhatikan dari hal kecil, Bupati dan Wakil Bupati Jayapura mengambil langkah cepat mengatasi krisis air yang selama ini terjadi di kompleks Kantor Bupati Jayapura. Hal ini dilakukan sebagai bentuk perhatian kepada seluruh masyarakat, berinisiatif membangun sejumlah sumur bor agar kebutuhan air di kompleks kantor bupati jayapura dapat terpenuhi dengan baik.
“Selama ini kantor pemerintah kesulitan air, air yang digunakan kadang harus kami beli untuk kebutuhan sehari-hari dan terbatas. Dengan persoalan ini, Pak Bupati sampaikan kepada saya, harus lakukan sesuatu agar persoalan air dan penggunaan yg terbatas dikantor dan setiap dinas tidak terus terjadi” ujar Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, S.H., saat wawancara di ruang kerjanya, Senin, 15/9/2025.
Wabup Haris mengatakan dari diskusi, Bupati istruksikan dan langsung mengerjakan penggalian sumur bor di sekitar kantor bupati. Sampai saat ini sudah tiga sumur bor dikerjakan dan menghasilkan air bersih, rencananya akan ditambah tiga titik lagi sehingga total enam sumur bor ini mampu memenuhi kebutuhan air bersih.
Enam sumur bor yang sedang di selesaikan sama sekali tidak menggunakan APBD, melainkan biaya pribadi dirinya bersama Bupati.
” Ini murni patungan kami berdua untuk membayar tukang dan membuat sumur dengan tujuan ASN dan masyarakat yang datang ke kantor tidak kesulitan air,” terangnya.
Apabila air sudah mampu memenuhi kebutuhan, langkah selanjutnya, membangun toilet umum di sekitar kantor bupati.
“Yang kami lakukan bukan untuk pencitraan, tetapi hanya ingin memastikan ASN dan masyarakat yang datang merasakan nyamanan saat datang dan tidak kesulitan untuk mendapatkan air, ” pungkasnya. (At)















