banner 728x90

TNI  

Menembus Keterisolasian Ugimba, Koops TNI Habema Kibarkan Merah Putih di Kaki Gunung Cartenz

PAPUA TENGAH, Jelajahpapua.com – Semangat Kemerdekaan Republik Indonesia menembus hingga wilayah Pegunungan Papua. Untuk pertama kalinya, upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia digelar di Distrik Ugimba, Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah, Senin (17/8/2026).

Pelaksanaan upacara tersebut menjadi momentum bersejarah bagi masyarakat Ugimba, yang selama bertahun-tahun menghadapi keterbatasan akses akibat kondisi geografis yang sulit, medan pegunungan terjal, hutan lebat, cuaca ekstrem, serta dinamika keamanan di wilayah Pegunungan Papua.

Upacara dipimpin langsung oleh Pangkoops TNI Habema, Mayjen TNI Yudha Airlangga, selaku Inspektur Upacara (Irup). Sementara itu, Dansatgas Habema Brigjen TNI Persada Alam turut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas pengamanan dan pengabdian prajurit di wilayah tersebut.

Kehadiran prajurit Koops TNI Habema di Ugimba tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan tugas pengamanan wilayah, tetapi juga menjadi wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang berada di kawasan pegunungan dengan akses terbatas.

Dengan menempuh medan yang berat, prajurit harus melewati jalur pegunungan, lembah dan hutan dengan kondisi cuaca yang berubah cepat. Suhu dingin pegunungan bahkan dapat mencapai sekitar 5 derajat Celsius.

Dansatgas Habema Brigjen TNI Persada Alam mengatakan, perjalanan menuju Ugimba merupakan bagian dari pengabdian prajurit untuk memastikan masyarakat di wilayah terpencil tetap mendapatkan rasa aman dan merasakan kehadiran negara.
“Medan yang berat dan kondisi alam yang ekstrem tidak menjadi penghalang bagi prajurit untuk melaksanakan tugas. Kami hadir untuk menjaga keamanan sekaligus membangun komunikasi dan kebersamaan dengan masyarakat,” ujar Brigjen TNI Persada Alam.

Menurutnya, kehadiran prajurit di Ugimba diharapkan dapat membuka ruang interaksi yang lebih baik antara masyarakat dengan unsur negara. Komunikasi yang terbangun menjadi bagian penting dalam menciptakan kondisi wilayah yang aman dan kondusif.

Sementara itu, Pangkoops TNI Habema Mayjen TNI Yudha Airlangga selaku Inspektur Upacara menegaskan bahwa pengibaran Bendera Merah Putih di Ugimba memiliki makna yang sangat penting.
“Pengibaran Merah Putih di Ugimba merupakan simbol bahwa masyarakat di wilayah terpencil sekalipun tetap merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Ugimba bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol hadirnya negara sekaligus bentuk penghormatan terhadap masyarakat yang tinggal di wilayah Pegunungan Papua.
“Setiap langkah prajurit adalah bagian dari pengabdian untuk menjaga keutuhan NKRI dan memastikan Merah Putih tetap berkibar di seluruh penjuru negeri,” katanya.

Momentum tersebut juga menjadi bagian dari upaya menciptakan kondisi keamanan yang memungkinkan masyarakat menjalankan kehidupan sehari-hari secara lebih normal, termasuk menjalankan aktivitas sosial, adat, pendidikan dan perekonomian.

Dalam kerangka Papua Jalan Damai, keamanan menjadi salah satu fondasi penting untuk membuka ruang interaksi dan membangun kepercayaan antara masyarakat dengan unsur negara.

Berkibarnya Merah Putih di Distrik Ugimba, di kaki kawasan Pegunungan Cartenz, menjadi penanda penting bahwa keterbatasan akses dan beratnya medan bukan alasan bagi negara untuk meninggalkan masyarakat yang berada di wilayah terpencil.

Dari Ugimba, Merah Putih berkibar sebagai simbol persatuan, pengabdian dan komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia hingga ke pelosok negeri.
(Sumber: Koops TNI Habema)