banner 728x90

TNI  

Cenderawasih Obstacle Run Meriahkan HUT ke-81 RI, 960 Peserta Taklukkan 17 Rintangan

JAYAPURA, Jelajahpapua.com – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Papua diisi dengan kegiatan olahraga yang penuh tantangan. Kodam XVII/Cenderawasih menggelar Cenderawasih Obstacle Run, Sabtu (15/8/2026).

Sebanyak kurang lebih 960 peserta dari unsur TNI-Polri dan masyarakat sipil ambil bagian dalam event tersebut. Tidak hanya berasal dari kalangan militer, peserta juga datang dari masyarakat umum dan pihak swasta.

Komandan Rindam XVII/Cenderawasih, Brigjen TNI Endra Saputra Kusuma, mengatakan Cenderawasih Obstacle Run mengusung konsep lari sejauh 8 kilometer dengan 17 rintangan.

Angka tersebut sengaja dipilih sebagai simbol bulan Agustus dan tanggal 17 yang menjadi bagian penting dari sejarah Kemerdekaan Republik Indonesia.

Berbeda dengan lomba lari pada umumnya, peserta ditantang untuk memiliki ketahanan fisik, kecepatan, sekaligus keterampilan dalam menaklukkan berbagai rintangan yang telah disiapkan.
“Olahraga obstacle run ini sebenarnya sudah lama, khususnya di daerah-daerah Jawa. Tapi kalau di Papua mungkin baru kali ini,” ujarnya.

Menurut Brigjen TNI Endra kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan olahraga obstacle run kepada masyarakat Papua sekaligus mendorong kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik.
“Selain memerlukan ketahanan dan kecepatan, peserta juga harus mempunyai skill tertentu untuk melintasi rintangan,” jelasnya.

Momentum HUT ke-81 RI menjadi alasan utama kegiatan ini dikemas dengan konsep yang berbeda. Olahraga tidak hanya dijadikan sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana untuk menghidupkan semangat kemerdekaan melalui aktivitas positif.

Penyelenggara berharap Cenderawasih Obstacle Run dapat menjadi pemicu meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga, khususnya olahraga lari.
“Harapannya melalui olahraga yang mungkin baru pertama kali dilaksanakan di sini, minat masyarakat untuk menyehatkan diri melalui kegiatan, khususnya basic-nya lari, semakin bertambah,” katanya.

Menariknya, event tersebut dipersembahkan secara gratis kepada masyarakat. Peserta tidak dibebankan biaya pendaftaran, sementara panitia juga menyediakan hadiah serta doorprize.
“Event ini murni dipersembahkan kepada masyarakat. Tidak ada pungutan biaya, tidak ada pendaftaran. Kita siapkan hadiah dan doorprize,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda memberikan apresiasi atas Kolaborasi TNI dan Masyarakat terhadap pelaksanaan Cenderawasih Obstacle Run. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk perayaan HUT ke-81 RI yang positif karena mampu mempertemukan unsur TNI-Polri dengan masyarakat sipil.
“Kami dari pemerintah memberikan apresiasi kepada Rindam yang melaksanakan kegiatan hari ini. Kegiatan ini tidak hanya melibatkan anggota TNI-Polri, tetapi juga masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai kegiatan olahraga dalam momentum kemerdekaan memiliki nilai strategis untuk memberikan penguatan kepada generasi muda agar memahami dan menghargai hari-hari bersejarah bangsa Indonesia.

Yunus berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada setiap momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI pada tahun-tahun mendatang.
“Kami berharap di tahun-tahun akan datang, pada momen 17 Agustus, event-event seperti ini harus terus dilaksanakan. Ini untuk memberikan penguatan kepada generasi ke depan bahwa ada hari-hari bersejarah yang harus menjadi perhatian kita,” katanya.

Menurut Yunus, salah satu hal yang menarik dari kegiatan tersebut adalah keterlibatan anak-anak dan masyarakat sipil yang mendapat kesempatan untuk masuk dan melihat secara langsung lingkungan Rindam.

Ia menyebut pengalaman tersebut dapat memberikan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat, khususnya generasi muda, karena mereka bisa menyaksikan secara langsung tempat yang selama ini dikenal sebagai lingkungan pendidikan dan latihan militer.
“Hari ini saya lihat sebagian besar juga anak-anak, artinya masyarakat sipil. Pasti ada satu kebanggaan bagi mereka karena bisa masuk dalam lingkungan ini. Mereka bisa melihat langsung di mana tempat latihan yang ada di Rindam dan menyaksikannya sendiri,” ujarnya.

Bagi Yunus, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan adanya kolaborasi yang kuat antara TNI dan masyarakat dalam merayakan kemerdekaan.
“Jadi saya lihat ini kolaborasi yang luar biasa. Kami memberikan apresiasi kepada Rindam yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini,” pungkasnya.

Cenderawasih Obstacle Run pun menjadi salah satu warna dalam rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Papua. Selain menghadirkan semangat kompetisi, kegiatan ini membawa pesan tentang persatuan, kebersamaan, kesehatan, serta pentingnya melibatkan generasi muda dalam mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang positif. (El)