banner 728x90

Tutup Turnamen E-Sport, Wabup Haris Yocku: Dorong Anak Muda Kuasai Dunia Digital

SENTANI, Jelajahpapua.com – Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard Yocku, S.H., menegaskan olahraga elektronik atau e-sport tidak lagi sekadar aktivitas hiburan, tetapi dapat menjadi ruang strategis bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi perkembangan teknologi dan dunia digital.

Hal itu disampaikan Haris saat menutup Turnamen E-Sport Mobile Legends: Bang Bang yang digelar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jayapura di Hotel Suni Sentani, Sabtu (19/9/2026).

Turnamen yang berlangsung selama dua hari, 18-19 September 2026, tersebut diikuti 32 tim dari Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom.

Menurut Wabup Haris Yocku, perkembangan teknologi menuntut generasi muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu mengembangkan keterampilan yang relevan dengan transformasi digital.
“Karena ini mereka tidak cuma bermain, tapi sebenarnya mengasah kemampuan mereka juga dalam rangka menciptakan dunia IT, digitalisasi. Ke depan ini saya tidak menutup kemungkinan bahwa semuanya akan berjalan lewat digitalisasi,” kata Haris.

Ia menilai, kompetisi e-sport dapat menjadi salah satu sarana untuk mengarahkan minat anak muda ke kegiatan yang produktif, terukur dan kompetitif.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Jayapura, kata Haris, terbuka memberikan dukungan terhadap kegiatan olahraga yang mampu memberikan ruang positif bagi generasi muda, termasuk olahraga elektronik.
“Selama kegiatan itu positif untuk mengembangkan minat bagi anak-anak, kami Pemerintah Kabupaten Jayapura sebagai Ketua KONI, saya mendukung,” ujarnya.

Wabup Haris juga mendorong agar turnamen semacam itu tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi dapat dikembangkan menjadi agenda pembinaan yang memberikan kesempatan lebih luas bagi anak-anak muda untuk meningkatkan kemampuan mereka.

Bagi Haris, capaian tersebut menunjukkan bahwa kegiatan anak muda dapat dikembangkan tidak hanya sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai ruang pertemuan antara olahraga, teknologi, kreativitas dan aktivitas ekonomi.

Ia berharap agenda e-sport ke depan semakin mampu membuka ruang bagi generasi muda Kabupaten Jayapura dan sekitarnya untuk berkembang, berkompetisi secara sehat dan memanfaatkan teknologi secara produktif.

Dukungan tersebut sejalan dengan rencana DPMPTSP Kabupaten Jayapura yang akan kembali menggelar turnamen e-sport pada November mendatang. Pada agenda berikutnya, kompetisi direncanakan mempertandingkan Mobile Legends dan Free Fire.

Dalam turnamen kali ini, Tim Tes Ombak dari Kota Jayapura keluar sebagai juara pertama dan berhak membawa pulang hadiah Rp3 juta. Juara kedua diraih Hoki Lek dengan hadiah Rp2 juta, sementara Adonis menempati posisi ketiga dengan hadiah Rp1 juta.

Ketua Tim Tes Ombak, Yusril, mengaku bangga dapat membawa pulang gelar juara.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kesempatan untuk mengikuti Turnamen Mobile Legends yang diadakan oleh DPMPTSP Kabupaten Jayapura. Kami bangga bisa menjadi juara dan menjadi bagian dari turnamen ini,” kata Yusril.

Ia berharap kompetisi serupa terus digelar dengan jumlah peserta dan jenis pertandingan yang semakin beragam.
“Semoga ke depannya semakin banyak event seru seperti ini. Luar biasa!” ujarnya.

E-Sport Beri Dampak ke UMKM

Kepala DPMPTSP Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, mengatakan turnamen tersebut tidak hanya menjadi arena kompetisi bagi para pemain e-sport. Tetapi juga melibatkan 12 pelaku UMKM selama pelaksanaan kegiatan. Keterlibatan UMKM menjadi bagian dari upaya memberikan dampak ekonomi dari pelaksanaan kegiatan.

Berdasarkan pendataan panitia, total pendapatan 12 UMKM selama dua hari mencapai Rp26.251.000. Pada hari pertama, 18 September, pendapatan tercatat Rp15.288.000, sedangkan pada hari kedua, 19 September, mencapai Rp10.963.000.
“Jadi total pendapatan UMKM dari dua hari sebesar Rp26.251.000,” kata Gustaf.

Selain hadiah bagi para pemenang, seluruh 32 tim peserta juga mendapatkan sertifikat sebagai bentuk apresiasi. Sertifikat penghargaan turut diberikan kepada 12 UMKM yang berpartisipasi. (El)