SENTANI, Jelajahpapua.com – Dukungan terus mengalir kepada Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Nomor Urut 02 Matius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen (Mari-Yo) pada Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2025 pada tanggal 6 agustus mendatang.
Pernyataan sikap dari Ondofolo Kampung Puay Jacob Fiobetauw didukung oleh Ondofolo Kampung Ifar Besar William Yoku, Ondofolo Kampung Putali Neles Monim, Ondofolo Kampung Abar Korneles Doyapo, Ondofolo Atamali Septinus Ibo, Ondofolo Kampung Maribu, Ondofolo Kampung Sabron Yaru Nikolas Yoboisembut dan Yo’ Ondofolo Kampung Babrongko Ramses Wally beserta seluruh Kepala Suku dari Sabron hingga ujung timur Danau Sentani.
Ondofolo Puay, Yakob Fiobetauw mengatakan pmendukung penuh Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Nomor Urut 02 Matius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen (Mari-Yo) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Nomor Urut 02 masa periode 2025- 2030.
“Adapun bentuk dukungan kami, dengan menyatakan sikap dimana para Ondofolo, para Adat dari seluruh wilayah Danau Sentani dan sekitarnya memberikan penuh kepada paslson no urut 2,” ujarnya.
Adapun dasar dukungan kami yakni,
Keduanya adalah figur nomor satu yang membawa semangat kebangkitan orang asli papua, khususnya dari nilai nilai Adat dan semangat pembangunan yang adil bagi seluruh wilayah. Matius Fakhiri adalah anak asli papua, Pemimpin yang visioner yang telah terbukti mampu menjaga keamanan, kedamaian dana keharmonisan mamsyarakat yang mendiami tanah papua. Aryoko Rumaropen merupakan putra papua yang birokrat, berpengalaman yang memiliki kemampuan teknis, manajemen yang baik untuk membangun papua kedepan.
Pasangan ini membawa visi misi transformasi papua cerah, harmonis dan menuju kesejahteraan. Kedua pasangan ini mampu merangkul semua pihak.
Untuk itu, Ondo Jack juga Ketua Peradilan Asat Suku Sentani mengajak kepada seluruh masyarakat adat dan umum, baik pemuda-pemudi, Mama-mama Papua, tokoh gereja dan tokoh masyarakat, serta seluruh warga di Danau Sentani dan seluruh Kabupaten Jayapura, untuk bersatu dalam semangat adat dan persaudaraan guna memilih pemimpin kedua putra Papua yang membawa suatu perubahan bagi Papua, yakni Papua baru, maju dan cerdas.
Dirinya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar dapat menjaga keamanan, kedamaian dan keharmonisan masyarakat yang ada di Provinsi Papua.
“Ayo datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada Selasa, 6 Agustus 2025 mendatang, untuk menggunakan hak pilihnya secara bijak dan bertanggung jawab. Kemudian, menolak segala bentuk adu domba, fitnah dan juga upaya pemecah belah masyarakat Papua,” imbuhnya,” pungkaksnya. (AT)














