Portal Berita Terkini Seputar Papua dan Nasional. Berita terbaru seputar Berita Nasional, Pemerintah Daerah, Dewan, Olahraga, Politik, Hukum dll
RedaksiIndeks
banner 728x250
1 / 3
2 / 3
3/ 3

Berita  

Penemuan Bom Udara Peninggalan Perang Dunia ke II, Marsma TNI M. Dadan Gunawan: Berhasil Diledakkan

Foto Bom udara, Granat nanas (tangan), Rajau darat personal, 1 buah peluru kaliber. 50mm ukuran dimensi aslinya 7,62x51 mm.

banner 120x600
banner 468x60

Kabupaten Jayapura, jelajahpapua.com-
Lanud Silaspapare Jayapura sudah mengamankan Bom udara, Granat nanas (tangan), Rajau darat personal, 1 buah peluru kaliber. 50mm ukuran dimensi aslinya 7,62×51 mm di duga besar masih aktif disekitar perumahan Maleo, Lanud Silas Papare Jayapura dengan kedalaman 1 meter, hal tersebut disampaikan.

Danlanud Silas Papare, Marsma TNI M. Dadan Gunawan , S.T., M.M., CHRMP saat di wawancara di lokasi di temukannya Bom Udara, Selasa 11/07/2023).

banner 325x300

Bom udara dengan berat sekitar 250 kg, panjang 1 meter, dengan diameter 30 cm yang di perkirakan sisa perang dunia ke- II  dan ini sudah yang ke lima kalinya ditemukan.
“Menurut sejarah kata Danlanud, lokasi dimana di temukan Bom Udara, dulunya pangkalan macathur pusat pesawat tempur. Menurut perkiraan Danlanud Marsma Dadan Gunawan masih banyak Bom sejenis yang belum di temukan.

Untuk kronologisnya, kontraktor yang membuka lahan jalan untuk perumahan Maleo, Lanud Silas Papare Jayapura,  menemukan Bom Udara dan langsung berkoorsinasi dengan anggota yang menangani hal itu, jelasnya.

Temuan Bom Udara, Granat nanas (tangan), Rajau darat personal, 1 buah peluru kaliber. 50mm ukuran dimensi aslinya 7,62×51 mm lanjut Lanjut Danlanud, kami bersurat ke pusat, lalu pusat mengintruksikan berkoordinasi dengan satuan samping setempat di Papua, ternyata Denzipur 10 Kodam XVII/Cenderawasih bisa melakukan peledakan bom tersebut.
“ Pencarian dari tim Denzipur sudah dilokasi serta melaksanakan scanning dilokasi penemuan bom udara tersebut, mana tahu masih ada yang lain, pencarian di lakukan selama 3 hari kedepan.

Soal mekanisme peledaka, Danlanud menjelaskan, bom akan lebih dulu dibawa ke arah jauh dari pemukiman warga. Lalu dari tim menyiapkan lubang dengan kedalaman sekitar 3-5 meter, setelah itu dilakukan demolish bom oleh tim denzipur 10 Kodam XVII/Cenderawasih. Bom akan diledakkan dengan menggunakan TNT. Tingkat keamanan mesti diperhatikan sebab daya ledaknya bisa menjangkau 1 km. Selasa (11/07/2023) siang, Bom Udara berhasil di ledakkan,” tutupnya. (Imel)

banner 325x300