banner 728x90

Berita  

Yayasan Siap Tanggung Seluruh Biaya Korban MBG Depapre, Minta Maaf dan Tunggu Hasil Laboratorium

Suasana Puskesmas Depapre, Selasa 04/08/2026, malam.

JAYAPURA, Jelajahpapua.com – Yayasan Kasih Iman Samuel Papua menyatakan siap bertanggung jawab atas seluruh biaya penanganan korban yang diduga terdampak insiden dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura.

Komitmen tersebut disampaikan melalui kuasa hukum yayasan, Yansen Marudut, dalam keterangan resmi yang diterima media, Selasa (4/8/2026) malam.
“Kami dari yayasan akan bertanggung jawab atas pembiayaan terhadap korban yang diduga mengalami keracunan,” ujar Yansen.

Meski menyatakan bertanggung jawab terhadap penanganan para korban, pihak yayasan mengimbau masyarakat untuk tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab insiden tersebut. Menurutnya, hingga saat ini hasil pemeriksaan laboratorium masih ditunggu penyebab pasti kejadian belum dapat dipastikan.
“Untuk sementara kita belum bisa berbicara karena hasil laboratorium belum kita dapatkan,” katanya.

Yansen menegaskan, yayasan menghormati proses penyelidikan yang sedang dilakukan aparat kepolisian dan instansi terkait. Karena itu, seluruh pihak diminta memberikan ruang kepada tim investigasi untuk bekerja secara objektif berdasarkan hasil pemeriksaan ilmiah.

Selain menyatakan kesiapan menanggung biaya korban, Yayasan Kasih Iman Samuel Papua juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh keluarga yang terdampak.
“Kami juga memohon maaf kepada seluruh keluarga korban atas insiden yang terjadi,” ucapnya.

Sebelumnya, pengelola Program MBG di Distrik Depapre telah menunjuk tim kuasa hukum untuk mendampingi proses hukum dan memberikan pendampingan terhadap yayasan selama proses penyelidikan berlangsung.

Sementara itu, aparat kepolisian bersama Dinas Kesehatan dan instansi terkait masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab insiden tersebut. Di sisi lain, ratusan warga yang mengalami keluhan kesehatan masih menjalani penanganan di sejumlah fasilitas kesehatan, sembari menunggu hasil pemeriksaan laboratorium yang akan menjadi dasar penentuan penyebab pasti kejadian. (El)