banner 728x90

banner 728x90

banner 728x90

banner 728x90

Bupati Jayapura, Meski Fiskal Turun Pelayanan Publik Tetap Jalan

Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., saat menyampaikan jawaban pemerintah daerah atas evaluasi Badan Anggaran DPRK Jayapura terhadap Raperda APBD 2026 dalam Rapat Paripurna III, di Gedung DPRK Jayapura, Kamis (27/11/2025).

SENTANI, Jelajahpapua.com – Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., menyampaikan jawaban pemerintah daerah atas evaluasi Badan Anggaran DPRK Jayapura terhadap Raperda APBD 2026 dalam Rapat Paripurna III. Penyampaian disaksikan anggota dewan. Dalam penyampaiannya, di Gedung DPRK Jayapura, Kamis (27/11/2025). Bupati Jayapura mengapresiasi seluruh masukan yang disampaikan dan memastikan bahwa pemerintah telah mempelajari dengan teliti setiap catatan yang masuk.

Bupati Wonda menjelaskan beberapa hal teknis, seperti penyampaian KUA – PPAS dan RKPD, telah diperbaiki dan menjadi perhatian serius agar koordinasi eksekutif dan legislatif ke depan semakin solid. Pemerintah juga menjelaskan bahwa target PAD 2026 sebesar Rp181,23 miliar dinilai masih realistis, terutama dengan peningkatan pendapatan BLUD RSUD Yowari, penyelesaian TGR, dan optimalisasi aset daerah,

Adanya penurunan dana transfer dari pusat disebut menjadi tantangan fiskal yang harus dikelola dengan baik. Lalu belanja daerah, Pemkab tetap mengacu pada prinsip money follow program. Belanja modal Rp171,58 miliar akan diperkuat pada tahap finalisasi, termasuk penataan aset yang sudah tidak layak serta rencana pengembangan kawasan Makam (Alm.) Theys Hiyo Eluay menjadi ruang terbuka publik.

Orang nomor satu di kabupaten jayapura juga menegaskan pemerintah tidak akan mengurangi layanan dasar kepada masyarakat meski keuangan daerah sedang turun.
“Pelayanan publik tetap akan dimaksimalkan, termasuk bantuan sosial, keterbatasan anggaran tidak boleh jadi alasan untuk mengurangi program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat,” terangnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pembangunan multiyears untuk pekerjaan jalan yang membutuhkan penanganan jangka panjang. Kedepan pengerjaan jalan tidak lagi spot-spot, tetapi dengan jangka panjang hasilnya lebih baik,” terangnya.

Ia menyebut beberapa ruas seperti Demta, Kemtuk–Puay yang kini ditangani Balai sebagai langkah positif selama manfaatnya dirasakan masyarakat.

Bupati Wonda optimis pembangunan akan tetap berjalan. Pemerintah tetap bekerja sesuai kemampuan keuangan daerah demi kepentingan dan kemajuan Kabupaten Jayapura.(At)