SENTANI, Jelajahpapua.com – PKB GKI Klasis Sentani melakukan penanaman 1.000 pohon sagu di Kampung Ifale, Kehiran Dua (Tugu Hiloy) bersama Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, Senin (30/3/2026).
Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda menekankan pentingnya sagu sebagai cadangan pangan strategis yang harus dijaga.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menjual tanah di kawasan sagu dan tidak akan memberikan izin pembangunan perumahan di wilayah tersebut.
Ketua Klasis Sentani, Pdt. Albert Suebu menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari program Tahun Kepedulian 2026 GKI di Tanah Papua dan tindak lanjut Rapat Kerja Klasis.
Lahan yang digunakan merupakan milik Ondofolo Ifale, Joni Suebu, seluas sekitar 500 hektare, yang disiapkan sebagai kawasan penanaman sagu bagi masyarakat. Penanaman akan dilanjutkan secara bertahap oleh PKB hingga ke arah Danau Sentani setelah Paskah.
Lalu gereja juga berencana melakukan aksi pembersihan saluran air di Kali Jaifuri, Kampung Puay, pada 10 April 2026 mendatang sebagai respons terhadap naiknya permukaan air Danau Sentani.
Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Jayapura sekaligus Anggota BP3OKP RI perwakilan Provinsi Papua, Alberth Yoku, menilai program ini sangat strategis di tengah ancaman krisis pangan global. Dimana Papua memiliki sekitar 5,5 juta hektare hutan sagu dari total 6 juta hektare di dunia, namun pemanfaatannya belum maksimal.
Ia menambahkan bahwa sagu merupakan komoditas potensial sebagai sumber karbohidrat alternatif. Pelestarian dan pengembangannya harus menjadi prioritas serta dijadikan komoditas strategis oleh pemerintah daerah, mulai dari penanaman hingga pengolahan untuk memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Albert berharap pencanangan penanaman sagu menjadi gerakan berkelanjutan yang tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga memastikan ketahanan pangan bagi generasi mendatang. (El)















