banner 728x90

Dikunjungi Ketua KTNA Nasional dan Bupati Kukar, Stand KTNA Kabupaten Jayapura Tampilkan Produk Unggulan

Kutai Kertanegara, Jelajahpapua.com- Ajang Pra Penas Expo Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional tahun 2025 resmi dibuka oleh Bupati Kukar, dr Aulia Rahman Basri Rahman Basri, M.Kes, di Halaman Kantor Bupati, Jumat (19/9/2025).

Puluhan stan dari berbagai daerah ditampilkan, mulai dari teknologi pertanian hingga produk lokal unggulan.

Usai membuka Expo KTNA Nasional, Bupati Kukar bersama Ketua KTNA Umum Nasional M. Yadi Sofyan Noor, unsur Forkopimda langsung mengunjungi stand stand dari setiap Provinsi yang hadir.

Salah satu yang dikunjungi yakni stand Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, dengan dekorasi batik papua yang unik dan potensi unggulan dari daerah, khusunya kabupaten jayapura menjadi daya tarik tersendiri.

Bupati Kukar bersama panitia terlihat senang, sebab kontingen dari kabupaten jayapura mewakili Provinsi Papua dapat hadir dan mampu mencuri perhatian pengunjung bahkan kontingen dari daerah lain.

Ketua Kontingen KTNA Kabupaten Jayapura 2025, Adriana Bunga, S.Pi., M.Si., mengharapkan seluruh peserta kontingen menjaga nama baik Kabupaten Jayapura, menjalin persahabatan dengan kontingen lain, mengikuti seluruh agenda selama 5 hari dengan baik, sesuai dengan tema ” Transpormasi Teknologi dalam mendukung Swasembada Pangan”.

Adapun produk unggulan yang di tampilkan dari Kabupaten Jayapura yaitu, Keladi Bete, Ubi Ungu, Bembeng dari sagu, Steak Lelel, Noken, Topi Mahkota Kepala, Cokelat dan Kain Batik Papua.

Stand dari Provinsi Papua diminati banyak pengunjung karena keunikannya, sehingga banyak pengunjung membeli, melihat dan berfoto menggunakan topi papua dan noken. Dari daftar tamu, hari pertama ada ratusan pengunjung melihat stand kabupaten jayapura mewakili provinsi papua.

Adriana Bunga berharap kontingen dari kabupaten jayapura dapat membawa hasil dan juga pengalaman yang bermanfaat bagi pembangunan pertanian, perkebunan, peternakan dan nelayan. Terus mendampingi kelompok kelompok tani agar bisa lebih maju dari kualitas maupun kuantitas. (At)