SENTANI, Jelajahpapua.com – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Jayapura akan menggelar program DPM-PTSP Go To Kampus 2026 di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Kabupaten Jayapura, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan bertema “Dari Kampus Untuk Investasi, Kewirausahaan dan Inovasi Pelayanan Kabupaten Jayapura” ini diikuti sekitar 100 mahasiswa. Program tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang perizinan berusaha, kewirausahaan, investasi, ekonomi kreatif, inovasi digital dan pelayanan publik.
Kepala DPM-PTSP Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, mengatakan mahasiswa perlu dibekali pengetahuan mengenai dunia usaha sejak masih berada di bangku kuliah.
“Mahasiswa adalah generasi yang akan menjadi pelaku pembangunan di masa depan. Karena itu, sejak dari kampus mereka perlu mengenal bagaimana membangun usaha yang legal, mendapatkan NIB melalui OSS, memahami peluang investasi, serta berani menciptakan inovasi dan lapangan kerja,” ujar Gustaf.
Menurutnya, Go To Kampus tidak hanya sebatas sosialisasi, tetapi menjadi ruang edukasi dan pendampingan bagi mahasiswa yang ingin memulai maupun mengembangkan usaha.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa akan diperkenalkan dengan Online Single Submission (OSS), Nomor Induk Berusaha (NIB), legalitas usaha, UMKM, ekonomi kreatif, investasi, inovasi digital serta peluang kemitraan dengan dunia usaha.
DPM-PTSP juga menggandeng sejumlah mitra strategis, yakni OJK Papua, Bank Indonesia Wilayah Papua, Bursa Efek Indonesia (BEI) Wilayah Papua, Bank Papua Cabang Sentani, PT Telkomsel dan BPJS Ketenagakerjaan.
Gustaf berharap kolaborasi tersebut dapat membuka wawasan mahasiswa mengenai ekosistem dunia usaha, mulai dari literasi keuangan, investasi legal, pasar modal, perbankan, teknologi digital hingga perlindungan sosial bagi pekerja.
“Kita ingin membangun ekosistem. Pemerintah hadir melalui DPM-PTSP, kemudian ada OJK, Bank Indonesia, BEI, perbankan, dunia teknologi dan BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.
Ia menambahkan, Kabupaten Jayapura memiliki berbagai potensi ekonomi yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha dan investasi. Karena itu, mahasiswa didorong tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja.
“Kami berharap dari kegiatan ini muncul ide-ide baru, baik usaha kreatif, startup digital, pengembangan UMKM, inovasi pelayanan publik maupun gagasan investasi yang dapat dikembangkan di Kabupaten Jayapura,” ujarnya.
Program DPM-PTSP Go To Kampus 2026 mengusung tagline “Kenal OSS, Kenal Investasi, Bangun Usaha, Jayapura Maju.”
DPM-PTSP Kabupaten Jayapura berharap kegiatan tersebut menjadi awal kerja sama berkelanjutan dengan perguruan tinggi untuk mendorong lahirnya generasi muda yang inovatif, produktif dan mampu menciptakan peluang ekonomi baru di daerah. (El)














