banner 728x90

UMKM Kopi SH Juwara Cafe Raup Hingga Rp1,8 Juta Sehari di FDS XV

Suasana stand Kopi Herbal SH Juwara Cafe di lokasi FDS XV.

SENTANI TIMUR, Jelajahpapua.com – Gelaran Festival Danau Sentani (FDS) XV Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi seni dan budaya Papua, tetapi juga membawa dampak ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Salah satunya dirasakan Mei, penjual Kopi Herbal SH Juwara Cafe, yang mengikuti kegiatan FDS XV di mengaku omzet penjualannya meningkat selama festival berlangsung.

Menurut Mei, ramainya pengunjung membuat dirinya lebih banyak melayani pembeli dibandingkan ketika berjualan di outlet atau menunggu pelanggan di hotel.
“Pendapatannya luar biasa. Lebih banyak saat ini daripada kita menunggu di hotel. Di sini pokoknya puji Tuhan, tidak duduk. Berdiri terus untuk melayani tamu yang datang,” ujar Mei saat diwawancarai, Sabtu (5/9/2026) malam.

Ia mengatakan, pengunjung yang datang ke stan tidak hanya berasal dari Kabupaten Jayapura. Sejumlah pengunjung dari luar daerah juga mampir dan mengenal produk kopi yang dijualnya.
“Selama ini waktu di hotel cuma orang Sentani yang kenal saya dan mama. Tapi dengan adanya ini, tamu kita jadi tambah banyak. Ada yang dari BSD, Depok, Sabron dan berbagai tempat lainnya. Jadi terima kasihlah dengan adanya festival ini,” katanya.

Kopi SH Juwara Cafe menjadi salah satu produk UMKM yang ditawarkan kepada pengunjung FDS XV sebagai kopi herbal dengan sejumlah manfaat kesehatan.
Di antaranya untuk membantu mengatasi keluhan seperti pegal-pegal, asam urat, nyeri sendi, maag, migrain, batuk, flu dan sejumlah keluhan lainnya.

Dari sisi pendapatan, Mei menyebut omzet penjualan selama pra-festival hingga pelaksanaan FDS berada di kisaran Rp1,8 juta hingga Rp2 juta per hari.

Kopi tersebut dijual dalam kemasan sachet. Salah satu kemasan berisi 20 sachet dengan harga Rp250 ribu.

Menurut Mei, peningkatan penjualan selama FDS menjadi bukti bahwa kegiatan pariwisata dan budaya dapat membuka peluang pasar bagi UMKM lokal.

Ramainya pengunjung dari berbagai daerah juga menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk sekaligus membangun jaringan pelanggan baru.

Mei berharap kegiatan seperti FDS dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan memberikan ruang lebih besar bagi UMKM lokal.
Ia berharap manfaat ekonomi dari event tidak hanya dirasakan selama festival, tetapi juga dapat membuka pasar baru dan meningkatkan pendapatan pelaku usaha setelah kegiatan berakhir.(El)