SENTANI, Jelajahpapua.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Ondofolo Rokhoro, Anderson Tokoro, menggelar bakti sosial dengan membagikan bantuan sembako kepada janda, duda dan lanjut usia (lansia) di Kampung Adat Homfolo, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk kepedulian terhadap warga, tetapi juga menjadi momentum untuk mengingatkan masyarakat agar terus menjaga persatuan, ketertiban dan semangat perjuangan para pahlawan.
Ondofolo Anderson Tokoro mengajak seluruh warga, terutama generasi muda, untuk tidak melupakan jasa para pendahulu yang telah berjuang dan berkorban demi bangsa dan negara.
“Saya berharap kepada masyarakat saya agar selalu menunjukkan bakti kepada negara. Jangan seperti kacang yang melupakan kulit,” ujarnya.
Ia menegaskan, masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga keamanan, ketertiban dan kedamaian di lingkungan kampung merupakan tanggung jawab bersama.
Pemuda Diminta Hidupkan Semangat Pahlawan sebagai tulang punggung kampung untuk terus menunjukkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Ia mengingatkan bahwa Papua juga memiliki putra-putri yang telah mengambil bagian dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
“Para pahlawan pernah ada dari Papua, bukan hanya dari tempat-tempat lain. Untuk menghargai mereka, para pemuda sebagai tulang punggung kampung harus menunjukkan bakti kepada bangsa dan negara,” tegasnya.
Menurutnya, semangat perjuangan para pahlawan harus terus diwariskan kepada generasi muda agar tidak hilang di tengah perubahan zaman.
Ia berharap perhatian pemerintah terhadap masyarakat Kampung Adat Homfolo tidak berhenti pada kegiatan kali ini. Menurutnya, bantuan sosial dan kepedulian pemerintah sangat berarti, terutama bagi warga yang membutuhkan.
“Saya sangat berterima kasih kepada pemerintah. Bantuan dan perhatian seperti ini sangat berarti bagi masyarakat kami,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah, masyarakat adat dan generasi muda dalam menjaga kedamaian serta keutuhan kehidupan bermasyarakat.
Bagi masyarakat Kampung Adat Homfolo, bantuan sembako tersebut bukan sekadar bantuan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi pesan bahwa perhatian negara dapat dirasakan hingga ke tengah-tengah masyarakat adat.

Sementara itu salah satu Warga Kampung Adat Homfolo, Yuliana Tokoro menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan sembako melalui kegiatan bakti sosial kepada masyarakat.
Yuliana Tokoro mengaku bersyukur dan senang menerima bantuan sembako yang diberikan dalam kegiatan tersebut.
Yuliana berharap perhatian pemerintah dan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat Kampung Adat Homfolo tidak berhenti pada kegiatan kali ini, tetapi dapat terus berlanjut di masa mendatang.
“Ke depannya saya berharap bantuan seperti ini bisa terus ada, tidak hanya hari ini saja. Saya sangat senang dan bersyukur bisa mendapatkan bantuan ini. Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada pemerintah yang sudah memberikan perhatian dan bantuan kepada kami,” ujar Yuliana.
Menurutnya, bantuan sembako tersebut sangat berarti bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ia berharap program bantuan sosial serupa dapat kembali dilakukan dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Harapan saya, ke depannya bantuan-bantuan seperti ini tetap berlanjut dan bisa dirasakan masyarakat,” katanya.
Kegiatan bakti sosial tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat Kampung Adat Homfolo sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat melalui perhatian serta bantuan yang diberikan secara langsung. (El)














