Kabupaten Jayapura, Jelajahpapua.com — Masyarakat Kampung Atamali, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura menggelar rapat adat dalam rangka mendukung program pemerintah sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kampung Atamali.
Kegiatan yang berjalan baik dihadiri oleh para tokoh adat, tokoh masyarakat, aparat kampung, pemuda, serta warga Kampung Atamali. Dalam rapat adat itu, seluruh elemen masyarakat menyampaikan komitmen untuk terus mendukung berbagai program pembangunan pemerintah demi kemajuan kampung dan kesejahteraan masyarakat, Kamis, 21/05/2026.
Ondofolo Kampung Atamali, Septinus Ibo mengatakan sepenuhnya mendukungan program pemerintah dengan menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban di lingkungan masyarakat. Para tokoh adat mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menciptakan suasana yang aman, damai, dan harmonis sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik.
Ia menegaskan masyarakat adat memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah kampung. Oleh karena itu, melalui rapat adat tersebut diharapkan seluruh masyarakat dapat saling menghormati, menjaga kebersamaan, serta tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memecah persatuan warga.
“Melalui rapat adat ini kami menyatakan dukungan terhadap program pemerintah dan mengajak seluruh masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban di Kampung Atamali agar tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, masyarakat juga sepakat untuk terus memperkuat koordinasi antara pemerintah kampung, tokoh adat, tokoh agama, dan aparat keamanan guna mencegah berbagai potensi gangguan keamanan di tengah masyarakat.
Menurutnya, kehadiran pemerintah memberikan dampak positif bagi masyarakat Kampung Atamali yang sebagian besar masih berada dalam kondisi ekonomi lemah. Karena itu, masyarakat berharap dukungan pemerintah dapat terus berlanjut di berbagai sektor pembangunan.
Melalui rapat adat tersebut, masyarakat Kampung Atamali juga menyatakan komitmennya untuk tetap mendukung pemerintah dan menjaga persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Perlu diketahui Kampung Atamali saat ini ada sekitar 76 kepala keluarga yang masih membutuhkan perhatian dalam bidang ekonomi, kebersihan lingkungan, keamanan lingkungan, rumah sehat, dan pendidikan. (El)














