banner 728x90

banner 728x90

Ondofolo Raukhokonomi Puay Beri Dukungan Penuh Pembersihan Kali Jaifuri

Masyarakat saat membersihkan Kali Jaifuri.

SENTANI, Jelajahpapua.com – Odofolo Raukhokonomi Puay, Yakob Fiobetauw memberi dukungan penuh (restu) kerja bakti bersama yang di gagas oleh Klasis GKI Sentani bersama Pemerintah Kabupaten Jayapura dan Stakholder terkait lainnya yang akan di laksanakan, di Kali Jaifuri, Jumat, 10/04/2026.

Ondo Yakob Fiobetauw memberikan dukungan penuh kegiatan pembersihan kali jaifuri sebagai satu – satunya jalur pembuangan air Danau Sentani.
“Kami sebagai masyarakat adat tahu kondisi naik turunnya air Danau Sentani merupakan fenomena alam yang biasa terjadi sejak dahulu. Ada waktu air naik dan ada waktu air turun, dan itu berjalan secara alami, namun kondisi sekarang ini berbeda,” ujarnya.

Menurutnya pendangkalan Danau Sentani yang terjadi karena berkurangnya daerah resapan air akibat aktivitas masyarakat, seperti penimbunan wilayah yang seharusnya menjadi daerah resapan. Akibatnya, setiap curah hujan tinggi, bahkan pengaruh cuaca ekstrem, seluruh aliran air langsung menuju ke danau dan menyebabkan air cepat meluap.

Hal ini tentu berdampak serius, karena dapat mengakibatkan terendamnya pemukiman masyarakat di kampung-kampung sekitar Danau Sentani.

Ia juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Gereja dan Pemerintah yang berani mengambil langkah nyata dengan mengajak seluruh masyarakat dan aparatur untuk bersama-sama melakukan gotong royong pembersihan Sungai Jaifuri.

“Sebagai tokoh adat, kami juga memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar seluruh masyarakat yang terlibat diberikan kekuatan, kesehatan, perlindungan, dan dapat melaksanakan kegiatan ini dengan baik serta kembali dalam keadaan selamat,” harapnya.

Kepala Suku Felaimea Yahim Sentani, Hermes Felle juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada tokoh-tokoh gereja, khususnya Ketua Klasis GKI Tanah Papua di Sentani, yang telah memprakarsai kegiatan bakti sosial pembersihan Kali Jaifuri.

Perlu kita pahami bersama bahwa Danau Sentani memiliki jalur pembuangan utama Kali Jaifuri yang sangat penting, . Ibaratnya, itu adalah “pernapasan” danau. Jika aliran kali tersebut terganggu, seperti pohon tumbang atau penyumbatan lainnya, hal itu akan berdampak langsung pada meningkatnya volume air danau. Pembersihan kali ini menjadi sangat penting untuk menjaga keseimbangan alam dan mencegah terjadinya banjir yang lebih besar.

Selain itu, kami juga ingin mengimbau kepada saudara-saudara kita yang melakukan aktivitas penimbunan di wilayah danau, baik untuk pembangunan maupun pengembangan perumahan, agar lebih berhati-hati. Kegiatan tersebut secara tidak langsung dapat menyebabkan penyempitan danau, yang pada akhirnya memperparah kondisi ketika air meluap.

“Kami tidak melarang kegiatan pembangunan maupun ekonomi kreatif, karena itu juga penting bagi kesejahteraan masyarakat. Namun demikian, perlu ada pengawasan dan pengendalian yang baik dari pemerintah,” pungkasnya. (El)