SARMI,Jelajahpapua.com – Operasi pencarian terhadap seorang warga yang tenggelam di Sungai Toor, Distrik Toor Atas, Kabupaten Sarmi, Papua, akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Senin, (13/7/2026) sore, setelah lima hari melakukan pencarian.
Korban diketahui bernama Yulius Randongkir (30). Berdasarkan informasi yang disampaikan Komandan Pos SAR Sarmi, Yohanis Muay, peristiwa itu terjadi pada Rabu, 8 Juli 2026.
Saat itu korban sedang memancing di seberang sungai, tepatnya di Kampung Seser. Menjelang sore, korban berniat kembali ke Kampung Tenwer dengan berenang karena tidak ada perahu penyeberangan. Namun, saat berada di tengah sungai, korban diduga kelelahan dan tenggelam.
Kepala Distrik Toor Atas kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Pos SAR Sarmi untuk meminta bantuan pencarian.
Pada hari kelima operasi, Minggu (13/7), Tim SAR Gabungan menggelar briefing pada pukul 07.00 WIT sebelum memulai pencarian. Tim dibagi menjadi tiga regu yang melakukan penyisiran melalui jalur sungai dan jalur darat.
Regu pertama menggunakan speed boat menyusuri sung hingga Kampung Konderjan. Regu kedua melakukan pencarian sampai Kampung Denander, sementara regu ketiga menyisir bantaran sungai melalui jalur darat. Hingga siang hari, pencarian belum membuahkan hasil.
Pencarian kemudian dilanjutkan pada sore hari dengan memperluas area penyisiran. Tim juga membongkar tumpukan kayu yang diduga menjadi lokasi korban tersangkut.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Pada pukul 15.30 WIT, korban ditemukan di sekitar Kampung Konderjan dalam kondisi meninggal dunia.
Jenazah kemudian dievakuasi ke Puskesmas Samanente dan tiba sekitar pukul 19.15 WIT untuk penanganan lebih lanjut. Setelah seluruh proses evakuasi selesai, Tim SAR Gabungan kembali ke Polsek Toor Atas untuk melaksanakan debriefing dan pengecekan personel. Seluruh anggota yang terlibat dipastikan kembali dengan selamat.
Operasi SAR melibatkan Pos SAR Sarmi, Polsek Toor Atas, Polairud, Koramil Toor Atas, Puskesmas Samanente, keluarga korban, serta masyarakat setempat yang bersama-sama melakukan pencarian.
Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke instansi masing-masing.
Komandan Pos SAR Sarmi, Yohanis Muay, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus mengapresiasi seluruh personel SAR Gabungan dan masyarakat yang telah bekerja sama selama proses pencarian.
“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan dan masyarakat yang telah bekerja keras serta bersinergi hingga korban berhasil ditemukan,” ujar Yohanis Muay. (El)














