banner 728x90

Kabupaten Jayapura Sabet Dua Penghargaan Bergengsi Regional Papua 2026

Pemkab Jayapura dinobatkan sebagai Terbaik II untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting serta Creative Financing, bukti nyata kinerja pembangunan yang berdampak bagi masyarakat, dalam acara yang berlangsung di Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, Senin (22/6/2026) malam.

JAYAPURA, Jelajahpapua.com – Pemerintah Kabupaten Jayapura kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat regional. Pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Papua Tahun 2026, Kabupaten Jayapura berhasil meraih dua penghargaan sekaligus dan membawa pulang dana insentif fiskal senilai Rp4 miliar.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., dalam acara yang berlangsung di Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, Senin (22/6/2026) malam.

Kabupaten Jayapura dinobatkan sebagai Terbaik II pada Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting serta Terbaik II pada Kategori Creative Financing (Pembiayaan Kreatif). Capaian ini menempatkan Kabupaten Jayapura sebagai salah satu daerah dengan kinerja pembangunan terbaik di Tanah Papua.

Pada kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting, posisi Terbaik I diraih Kabupaten Mimika dan Terbaik III Kabupaten Biak Numfor. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti.

Sementara pada kategori Creative Financing, Kabupaten Mimika meraih Terbaik I, Kabupaten Jayapura Terbaik II, dan Kabupaten Raja Ampat Terbaik III. Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk.

Bupati Jayapura Yunus Wonda mengaku bersyukur atas penghargaan yang diraih daerahnya. Menurutnya, capaian tersebut merupakan buah dari kerja kolektif seluruh perangkat daerah, dukungan masyarakat, serta keterlibatan berbagai pihak yang selama ini berkomitmen mendukung pembangunan di Kabupaten Jayapura.
“Penghargaan ini bukan semata-mata keberhasilan bupati dan wakil bupati, tetapi hasil kerja bersama seluruh masyarakat, OPD, dan Tim Penggerak PKK yang terus bekerja dalam upaya menurunkan angka stunting dan mengurangi kemiskinan,” ujar Yunus Wonda.

Ia mengungkapkan, penghargaan tersebut menjadi kejutan karena proses penilaian dilakukan secara independen tanpa intervensi dari pemerintah daerah yang dinilai.
“Saya dan Wakil Bupati hanyalah alat yang bekerja. Yang menggerakkan semua ini adalah masyarakat dan seluruh OPD. Karena itu penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Jayapura,” katanya.

Yunus berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat program pembangunan, serta menjaga keberlanjutan berbagai inovasi yang telah berjalan.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang terus mendukung pemerintah. Perubahan yang kita bangun hari ini harus terus dilanjutkan demi masa depan Kabupaten Jayapura yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., menjelaskan bahwa penghargaan diberikan kepada pemerintah daerah yang menunjukkan kinerja terbaik dalam empat kategori strategis, yaitu Penurunan Tingkat Pengangguran, Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting, Pengendalian Inflasi, serta Creative Financing.

Menurut Tito, pada putaran pertama tahun 2026 pemerintah pusat menyalurkan dana insentif fiskal sebesar Rp64 miliar kepada daerah-daerah berprestasi. Dana tersebut langsung ditransfer ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) untuk mendukung berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.
“Dana insentif fiskal ini harus digunakan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat. Tujuannya agar pemerintah daerah terus berinovasi dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan,” tegas Tito.

Ia menambahkan, proses penilaian dilakukan secara objektif dan transparan dengan melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS) serta memanfaatkan data dari Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Pemerintah pusat juga melibatkan media sebagai mitra untuk memastikan seluruh tahapan penilaian berlangsung terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

Keberhasilan meraih dua penghargaan sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam mempercepat penurunan kemiskinan, menekan angka stunting, serta menghadirkan inovasi pembiayaan pembangunan yang berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Diskominfo Kab Jayapura)