banner 728x90

Berita  

Jelang HUT ke-81 RI, Tokoh Adat Sentani Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kamtibmas

Foto Bersama Para Ondofolo dari wilayah Sentani Timur, Sentani Tengah, dan Sentani Barat serta seluruh masyarakat pada rapat besar Rayoyang Bhuyakha, di Kampung Hobong, Distrik Sentani, Jumat 24/07/2026.

SENTANI, Jelajahpapua.com – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, para Ondofolo dan tokoh adat Sentani mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Jayapura untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta memperkuat persatuan demi terciptanya suasana yang damai dan kondusif, hal itu disampaikan dalam rapat besar para Ondofolo dari wilayah Sentani Timur, Sentani Tengah, dan Sentani Barat di Sentani, di Kampung Hobong, Distrik Sentani, Jumat (24/7/2026).

Pertemuan itu menghasilkan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas keamanan agar seluruh rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI, Festival Danau Sentani (FDS), dan berbagai agenda pembangunan dapat berlangsung dengan aman dan lancar.

Ondofolo Kampung Sereh, Yanto Eluay, mengatakan peringatan Hari Kemerdekaan harus menjadi momentum mempererat persaudaraan dan kebersamaan seluruh masyarakat.
“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini harus diisi dengan menjaga persatuan dan kedamaian. Mari kita bersama-sama menjaga Sentani agar tetap aman sehingga masyarakat dapat merayakan Hari Kemerdekaan dengan penuh sukacita,” ujarnya.

Ondofolo Yanto juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah percaya atau terprovokasi oleh berbagai isu yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.
“Mari kita menjaga wilayah adat dan daerah kita bersama. Suasana yang aman akan mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Jayapura,” katanya.

Hal senada disampaikan Ondofolo Kampung Homfolo, Anderson Tokoro. Menurutnya, masyarakat adat Sentani menginginkan wilayahnya tetap damai sehingga seluruh warga dapat menjalankan aktivitas dengan tenang.
“Tanah ini adalah rumah kita bersama. Karena itu, mari kita jaga keamanan, saling menghormati, dan menghindari segala tindakan yang dapat mengganggu ketenteraman,” tegasnya.

Ia juga mengajak generasi muda Papua untuk menjadi pelopor persatuan dan terus berkontribusi membangun daerah dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sementara itu, Ondofolo Hedam Dasim Kleubeuw, Harly Ohhey, mengimbau seluruh masyarakat, baik Orang Asli Papua maupun non-Papua, agar menjaga kerukunan dan tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang dapat memicu gangguan keamanan.
“Jayapura adalah daerah yang damai. Mari kita pelihara kedamaian itu bersama, sehingga HUT ke-81 Republik Indonesia dapat kita rayakan dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebangsaan,” ujarnya.

Para tokoh adat berharap seluruh masyarakat menjadikan momentum Hari Kemerdekaan sebagai ajang memperkuat persatuan, menghargai keberagaman, dan bergotong royong membangun Kabupaten Jayapura yang aman, maju, dan sejahtera. (El)