banner 728x90

Bupati Yunus Wonda Buka Musda XV KNPI Jayapura, Tegaskan Ketua Terpilih Mampu Rangkul Pemuda

SENTANI, Jelajahpapua.com – Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) XV DPD KNPI Kabupaten Jayapura, di Aula II Kantor Bupati Jayapura, Kamis (23/4/2020).
Bupati Jayapura mengatakan, pemuda adalah tempat berhimpunnya gagasan, semangat, dan energi untuk membangun daerah. Sejarah telah mencatat bahwa pemuda selalu berada di garda terdepan dalam setiap perubahan bangsa.
Di Kabupaten Jayapura, saya melihat potensi itu nyata. Pemuda kita kreatif, tangguh, dan memiliki kepedulian besar terhadap tanah ini.

Musyawarah Daerah hari ini bukan sekadar agenda memilih ketua dan pengurus baru. Lebih dari itu, Musda adalah momentum penting untuk merumuskan arah gerakan organisasi ke depan.
“Saya berharap KNPI Kabupaten Jayapura ke depan semakin solid, inklusif, dan mampu menjadi mitra kritis sekaligus strategis bagi pemerintah daerah,” ujarnya.

Musda ini adalah ruang demokrasi bagi pemuda untuk mengevaluasi kinerja organisasi, merumuskan program strategis, serta melahirkan kepemimpinan baru yang mampu membawa KNPI semakin maju dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Kepada seluruh generasi muda di Kabupaten Jayapura, saya ingin menegaskan satu hal: organisasi ini bukan milik suku tertentu, bukan milik marga, dan bukan milik wilayah tertentu. KNPI adalah milik seluruh pemuda Kabupaten Jayapura.

Karena itu, siapapun yang terpilih nanti, jangan menyusun kepengurusan berdasarkan suku, keluarga, atau kelompok. Rangkul semua. Tidak boleh ada sekat-sekat. Tidak boleh ada kelompok “saya” dan “bukan saya”.

Pemimpin sejati adalah mereka yang mampu merangkul semua pihak, bahkan mereka yang sebelumnya berbeda pandangan. Menjadi pemimpin berarti menjadi bapak bagi semua, bukan hanya untuk kelompok tertentu. Kalau masih berpikir sempit, maka organisasi ini tidak akan berjalan dengan baik.

Saya mengajak kita semua untuk menghindari perpecahan. Perbedaan itu hal yang wajar dalam demokrasi, tetapi harus dikelola dengan baik. Dinamika boleh, kritik boleh, tetapi tetap harus menjaga etika, sopan santun, dan kebersamaan.

Jangan sampai semangat kritis berubah menjadi tindakan yang tidak dewasa. Kita ingin menunjukkan bahwa pemuda Kabupaten Jayapura adalah pemuda yang cerdas, berkarakter, dan bermartabat.
Saya yakin, dari forum ini akan lahir keputusan-keputusan terbaik dan pemimpin-pemimpin muda yang hebat.

Akhirnya, saya berharap Musda XV ini dapat berjalan dengan lancar, aman, dan menghasilkan keputusan yang membawa kemajuan bagi KNPI dan Kabupaten Jayapura secara keseluruhan. (El)