banner 728x90

Berita  

Bukti Nyata, Fans Jerman Jayapura Tebar Kasih ke Lima Panti Asuhan dan Panti Jompo

JAYAPURA, Jelajahpapua.com – Di tengah semarak Piala Dunia 2026 yang menggema hingga ke Tanah Papua dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 organisasi FJJ menggelar bakti sosial bertajuk “FJJ Berbagi Kasih” dengan aksi nyata dengan dengan mengunjungi lima panti asuhan, panti jompo, dan pondok pesantren di Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu 27/06/2026.

Kegiatan berbagi kasih dipimpin langsung Ketua Pembina FJJ, Haris Richard Yocku, bersama jajaran pengurus dan anggota. Turut hadir Dewan Pengarah FJJ Yonal Hansen, Sekretaris Daniel Marweri, Koordinator Acara Irjayanti Ayomi, serta pengurus lainnya. Aksi kemanusiaan tersebut juga mendapat dukungan penuh dari Ketua Penasehat FJJ, Heiner Marandof.

Haris Richard Yocku yang juga Wakil Bupati, mengatakan, kegiatan berbagi kasih menjadi bentuk rasa syukur atas perjalanan lima tahun FJJ yang secara istimewa bertepatan dengan penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
“Ini merupakan ungkapan syukur kami karena FJJ telah memasuki usia lima tahun. Momentum ini menjadi semakin spesial karena bertepatan dengan euforia Piala Dunia 2026, ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, FJJ mengunjungi Panti Asuhan Waritore, Panti Asuhan Karya Anak Perdamaian, Panti Asuhan Putri Kerahiman, Panti Jompo Pos 7 Kampung Sere, serta Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah. Selain menyerahkan bantuan, para anggota juga berbagi kebahagiaan, memberikan motivasi, serta menghibur anak-anak dan para lanjut usia.

Menurut Haris, sepak bola seharusnya tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mampu menghadirkan kepedulian sosial dan mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat.

“Kami ingin anak-anak di panti asuhan, santri, dan para lansia turut merasakan kebahagiaan dan berkat melalui kegiatan ini. Semoga apa yang kami berikan dapat membawa sukacita bagi mereka,” katanya.

Di tengah tingginya antusiasme masyarakat Papua menyambut Piala Dunia 2026, Haris juga mengajak seluruh pecinta sepak bola, khususnya keluarga besar FJJ, untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama mendukung tim favorit masing-masing.

Ia mengingatkan agar euforia sepak bola tidak berubah menjadi tindakan yang mengganggu ketertiban umum. Sebaliknya, semangat sportivitas harus menjadi contoh dalam kehidupan bermasyarakat.
“Saya mengimbau seluruh keluarga besar FJJ dan seluruh pencinta sepak bola di Papua agar tetap menjaga keamanan, saling menghormati sesama pendukung, serta menciptakan suasana damai. Mari kita nikmati Piala Dunia dengan penuh sukacita tanpa mengorbankan persaudaraan,” tegasnya.

Dengan mengusung semangat “Berbagi Kasih”, Fans Jerman Jayapura membuktikan bahwa kecintaan terhadap sepak bola tidak hanya diwujudkan melalui konvoi dan nonton bareng, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Di tengah gegap gempita Piala Dunia 2026, FJJ ingin menunjukkan bahwa kemenangan sejati bukan hanya diraih di lapangan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama. **