SENTANI, Jelajahpapua.com – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Jayapura tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga menjadi ruang belajar bagi anak-anak usia dini.
Sebanyak 1.328 anak dari 32 Taman Kanak-Kanak (TK) mengikuti Karnaval TK yang digelar Kelompok Kerja Kepala Taman Kanak-Kanak (K3TK) Kabupaten Jayapura, Kamis (13/8/2026).
Karnaval dimulai dari Lapangan Apel Gunung Merah dan berakhir di Gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB). Anak-anak tampil dengan beragam pakaian adat dan pakaian profesi, didampingi guru serta orang tua atau wali masing-masing.
Meski masih berusia dini, para peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka berjalan bersama sambil memperlihatkan pakaian yang dikenakan sebagai bagian dari semangat memperingati kemerdekaan Indonesia.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda. Tidak hanya membuka acara, Bupati juga ikut berjalan bersama anak-anak dari titik awal hingga garis finis.
Yunus mengatakan kehadirannya merupakan bentuk dukungan sekaligus penyemangat bagi anak-anak yang mengikuti karnaval.
“Hari ini saya hadir untuk memberikan semangat kepada anak-anak yang sama-sama mengikuti karnaval sampai di sini,” ujar Yunus.
Ia juga mengapresiasi para guru TK, Bunda PAUD, orang tua, serta seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Belajar Keberagaman Lewat Karnaval
Ketua K3TK Kabupaten Jayapura, Maria Anong, mengatakan karnaval bukan sekadar kegiatan untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI.
Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki nilai pendidikan karena anak-anak diperkenalkan dengan keberagaman budaya dan profesi sejak usia dini.
“Melalui karnaval ini, anak-anak diperkenalkan dengan berbagai pakaian profesi maupun pakaian adat dari masing-masing daerah. Dengan demikian, sejak dini mereka dapat mengenal keberagaman budaya sekaligus memahami bahwa Indonesia merupakan negara yang bersatu,” kata Maria.
Ia menjelaskan, pendidikan tentang keberagaman tidak harus selalu dilakukan melalui pembelajaran di dalam kelas. Anak-anak juga dapat belajar melalui kegiatan sederhana yang menyenangkan dan melibatkan pengalaman langsung.
Melalui pakaian adat, anak-anak dapat mengenal berbagai budaya yang ada di Indonesia. Sementara pakaian profesi membantu mereka mengenal berbagai pekerjaan yang ada di lingkungan masyarakat.
Tanam Cinta Tanah Air Sejak Usia Dini
Maria menilai pengenalan budaya dan nilai kebangsaan sejak usia dini penting untuk membentuk karakter anak.
Karnaval menjadi salah satu cara untuk mengajarkan bahwa Indonesia memiliki banyak suku, budaya, pakaian adat dan profesi, namun tetap berada dalam satu bangsa.
Dengan cara yang sederhana dan menyenangkan, anak-anak diajak memahami makna persatuan, menghargai perbedaan serta menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat menjadi bagian dari proses pendidikan karakter.
Bagi anak-anak TK di Kabupaten Jayapura, kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan upacara dan berbagai perlombaan, tetapi juga melalui pengalaman belajar yang dekat dengan dunia mereka.
Karnaval tersebut akhirnya menjadi perpaduan antara keceriaan anak, pendidikan karakter dan pengenalan budaya, sekaligus menanamkan nilai kebangsaan sejak usia dini. (**)














