banner 728x90

Berita, TNI  

Koops TNI Habema Amankan Kampung Balamai atas, Pangkoops: Lindungi Masyarakat dan Menjaga Ruang Damai

Istimewa

PAPUA TENGAH, Jelajahpapua.com – Satgas Koops TNI Habema melalui personel Yonif 315/Garuda bersama Tim Taipur melaksanakan pengamanan wilayah di Kampung Balamai atas, Distrik Hitadipa, Papua Tengah, Jumat (25/9/2026), sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan melindungi masyarakat dari potensi gangguan kelompok bersenjata.

Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah diperoleh informasi mengenai keberadaan kelompok bersenjata OPM Kodap VIII/Intan Jaya pimpinan Daniel Aibon Kogoya di sekitar wilayah tersebut. Personel kemudian melakukan pengecekan dan pemantauan secara hati-hati untuk memastikan situasi serta mencegah ancaman terhadap masyarakat.

Dalam proses pengamanan terjadi kontak senjata antara personel Satgas Koops TNI Habema dan kelompok bersenjata. Berdasarkan laporan sementara dari lapangan, empat anggota kelompok tersebut dilaporkan meninggal dunia. Dua ditemukan di sekitar lokasi kejadian, sedangkan dua lainnya dilaporkan jatuh ke area jurang saat kontak berlangsung.

Dari lokasi kejadian, personel juga mengamankan sejumlah barang yang berdasarkan identifikasi awal meliputi satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon, 50 butir munisi kaliber 5,56 mm, satu magazen SS2 V1, alat komunikasi, telepon seluler, serta sejumlah perlengkapan lapangan lainnya. Seluruh temuan selanjutnya diamankan untuk pendalaman sesuai ketentuan yang berlaku.

Pangkoops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto, S.I.P., M.M., M.T., menegaskan bahwa setiap tindakan prajurit di lapangan harus dilaksanakan secara selektif, terukur, profesional, dan sesuai ketentuan hukum, dengan keselamatan masyarakat sebagai prioritas.

“Ketegasan terhadap ancaman dan perlindungan terhadap masyarakat harus berjalan bersama. Setiap tindakan prajurit harus terukur, selektif, profesional, dan tetap menghormati nilai-nilai kemanusiaan. Tujuan akhirnya bukan sekadar mengatasi gangguan keamanan, tetapi menciptakan ruang aman agar masyarakat dapat menjalani kehidupannya dengan tenang,” ujar Brigjen TNI Riyanto.

Menurut Pangkoops, keamanan harus dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat: warga dapat kembali berkebun dan bekerja, anak-anak bersekolah, pelayanan kesehatan dan pemerintahan berjalan, serta kehidupan adat dan keagamaan berlangsung dengan aman.

Pangkoops juga kembali mengajak anggota kelompok bersenjata yang masih berada di hutan dan pegunungan untuk meninggalkan kekerasan dan kembali kepada keluarga serta masyarakat.

“Kepada saudara-saudara kita yang masih berada di luar kampung, jalan untuk kembali selalu terbuka. Kembalilah kepada keluarga, masyarakat, dan kampung halaman. Mari kita bangun Papua bersama. Keberanian bukan hanya ketika seseorang mampu mengangkat senjata, tetapi juga ketika berani meletakkannya dan memilih kehidupan yang lebih baik,” tegas Pangkoops.

Koops TNI Habema akan terus menjaga keamanan wilayah sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang memungkinkan kehidupan masyarakat kembali berjalan secara normal.

Bagi Koops TNI Habema, keberhasilan operasi bukan hanya ketika ancaman dapat dikendalikan, tetapi ketika ruang yang semakin aman dapat kembali menjadi ruang kehidupan—tempat masyarakat bekerja, anak-anak belajar, keluarga hidup bersama, dan harapan akan Papua yang damai terus tumbuh. (Sumber: Koops TNI Habema)