SENTANI, Jelajahpapua.com — Bandara Internasional Sentani Jayapura mencatat pada hari Selasa (17/3), sebagai periode dengan lonjakan signifikan dalam arus mudik Lebaran 2026, dengan jumlah penumpang mencapai 6.176 penumpang.
Berdasarkan data operasional, jumlah penumpang yang dilayani sejak H-7 hingga H-3 Lebaran atau pada periode tanggal 13 s.d. 17 Maret 2026 telah mencapai 26.672 penumpang dengan rincian penumpang datang sebanyak 12.327 penumpang, dan penumpang berangkat sebanyak 14.345 penumpang, sedangkan untuk pergerakan pesawat baik Take Off maupun Landing yakni sebanyak 540 pergerakan pesawat, dengan rincian Landing sebanyak 274 pergerakan, dan Take Off sebanyak 266 pergerakan, dan untuk kargo sebanyak 1.301.281 Kg, dengan rincian kargo datang sebanyak 177.492 Kg, Kargo berangkat sebanyak 1.123.789 Kg. Hal ini menunjukkan tren peningkatan positif yang konsisten sejak H-7 hingga H-3 Lebaran, kata General Manager Bandara Internasional Sentani Jayapura, I Nyoman Noer Rohim, saat di wawancara di Bandara Sentani, Rabu 18/03/2026.
I Nyoman Noer Rohim menjelaskan, secara kumulatif, trafik angkutan udara pada periode Lebaran 2026 di Bandara Internasional Sentani Jayapura pada periode H-7 s.d. H-3 Lebaran tahun 2026 mengalami kenaikan sebesar 2% pada penumpang yang berangkat, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada Lebaran tahun 2025, sedangkan untuk pergerakan pesawat mengalami kenaikan sebesar 7% jika dibandingkan dengan periode tahun 2025, dan untuk kargo juga mengalami kenaikan sebesar 7% jika dibandingkan dengan periode tahun 2025.
Peningkatan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri, sekaligus menegaskan peran strategis Bandara Internasional Sentani Jayapura sebagai salah satu pintu gerbang utama transportasi udara di wilayah Papua. Adapun untuk perkiraan trafik pada hari ini, Rabu (18/3) untuk penumpang datang diprediksi sebanyak 2.500 penumpang, dan yang berangkat diprediksi sebanyak 3.200 penumpang.
Lonjakan ini sekaligus menunjukkan kesiapan manajemen Bandara Internasional Sentani Jayapura dalam mengakomodasi tingginya permintaan perjalanan udara selama periode mudik Lebaran tahun 2026. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026 (H+6) dengan estimasi 5.717 penumpang dan 130 pergerakan pesawat.
Manajemen Bandara Internasional Sentani Jayapura menyampaikan optimisme bahwa tren positif ini akan terus berlanjut hingga periode arus balik, didukung oleh sinergi seluruh stakeholder dalam memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan operasional bandara.
“Peningkatan trafik ini menjadi indikator kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi udara yang semakin baik. Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang optimal kepada seluruh pengguna jasa bandara, khususnya selama periode angkutan Lebaran,” ujar I Nyoman.
I Nyoman Noer Rohim menyampaian bahwa dengan berbagai upaya peningkatan layanan, penguatan koordinasi, serta kesiapsiagaan operasional, Bandara Internasional Sentani Jayapura optimistis dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama musim mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Apabila ke depan terdapat kebutuhan tambahan penerbangan atau kondisi delay di luar jam operasional, pihak bandara siap menyesuaikan dan memperpanjang layanan hingga penerbangan dapat dilayani dengan baik. (El)















