SENTANI, Jelajahpapua.com – Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, S.H., pimpin apel pagi ASN Lingkup Pemerintah Kabupaten Jayapura. Dalam arahannya pada apel rutin seluruh pegawai harus menjunjung tinggi disiplin dalam melaksanakan tugas, tetapi juga disiplin dalam kehadiran dan penggunaan atribut kerja, salah satunya adalah nametag, kata Wabup Haris Yocku saat di wawancara, Senin, 17/11/2025.
Secara simbolis, saya diberikan kepercayaan oleh Bapak Bupati untuk memasangkan nametag kepada perwakilan pegawai pria dan pegawai wanita.
Mengunakan nametag dapat tampil lebih rapi dan profesional dalam menjalankan tugas-tugas kita sebagai aparatur sipil negara. Seluruh pegawai dapat menggunakan nametag mulai dari hari Senin sampai hari Jumat saat melaksanakan aktivitas kedinasan.
Selanjutnya, saya juga mengingatkan kepada seluruh ASN untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan kerja. Kepada rekan-rekan yang memiliki kebiasaan mengonsumsi pinang atau merokok, saya minta agar tidak melakukannya di dalam ruang kerja, terutama yang ber-AC. Beberapa waktu lalu, saya sendiri sering menemukan hal tersebut, dan Bapak Bupati pun pernah menjumpainya. Beliau sudah mengarahkan agar dilakukan teguran secara baik-baik. Namun karena kejadian ini terus berulang, terpaksa pada apel tadi saya harus menegur secara terbuka agar yang bersangkutan dapat menyadari dan memperbaiki. Tentu saya tidak menyebutkan nama maupun dinasnya, karena kita tetap menjaga etika.
Ke depan, saya berharap kepala OPD, para pejabat struktural, dan seluruh ASN dapat menjaga kebersihan lingkungan kerja. Jangan membuang sisa pinang sembarangan, jangan merokok di ruang ber-AC, dan jangan menyelipkan puntung rokok di tangga, bawah meja, atau tempat-tempat yang tidak semestinya. Mari kita ciptakan lingkungan kerja yang bersih agar suasana kerja lebih nyaman, baik di dalam maupun di luar gedung kantor hingga area lapangan.”
“Kemudian, terkait banyaknya pertanyaan yang saya terima melalui WA, inbox, maupun saat pertemuan dengan masyarakat mengenai adanya pergantian atau pergeseran pejabat di beberapa OPD, saya ingin menegaskan bahwa apa pun yang sudah ditetapkan oleh Bapak Bupati adalah keputusan yang terbaik. Mau itu digeser atau diganti, semuanya sudah melalui pertimbangan yang beliau nilai sesuai kebutuhan daerah. Secara pribadi, saya menghormati sepenuhnya setiap keputusan Bapak Bupati.
Karena itu, saya mengingatkan khusus kepada ASN agar menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam memberikan informasi yang benar kepada masyarakat. ASN jangan menambah-nambahkan cerita, apalagi memberi bumbu yang tidak perlu. Sebaliknya, berikan pemahaman bahwa pergantian dilakukan semata-mata berdasarkan kebutuhan pembangunan daerah yang dilihat dan dinilai langsung oleh Bupati. Kita hanya punya satu Bupati, yaitu Bapak Yunus Wonda. Karena itu, mari kita satu komando dan tetap mengayomi masyarakat sesuai arahan. (At)














