SENTANI,Jelajahpapua.com Festival Seribu Lilin menapilkan Sayur Lilin sebagai Potensi unggulan UMKM masyarakat Grime Nawa sebagai ketahanan pangan yang digagas Pemerintahan Distrik se Dataran Grime Nawa. Pameran UMKM sayur lilin berhasil menyoroti potensi ekonomi melalui komoditas pangan lokal khas Lembah Grime Nawa yang digelar di Kampung Benyom Jaya I, Distrik Nimbokrang dengan mengusung tema “Dukung Bisnis Lokal, Bangun Masa Depan Berkelanjutan”, kata Wakil Bupati Richard S. Yocku, S.H., saat di wawancara di ruang kerjanya, Selasa 11/11/2025.
Wabup Haris Yocku menjelaskan sayur lilin menjadi salah satu unggulan beragam olahan makanan yang beranekaragam diperkenalkan kepada pengunjung.
“Dengan Festival Seribu Sayur Lilin, kita bisa melihat bahwa pertumbuhan ekonomi berjalan dengan sangat baik. Diharapkan kegiatan seperti ini jangan hanya menjadi festival yang bersifat musiman, akan lebih baik jika kegiatan ini dijadikan agenda rutin, agar dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun sosial.
Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat dapat bekerja dan berdagang dengan baik. Bisa memasarkan hasil bumi yang dimiliki, menjual produk-produk lokal, serta menampilkan berbagai pameran dan kegiatan kreatif.
“Saya menilai ini merupakan kegiatan positif yang patut dicontoh oleh distrik-distrik lain dalam mengembangkan potensi wilayahnya, baik di sektor perkebunan, pertanian, maupun perikanan,” ungkapnya.
Saya melihat sendiri betapa luar biasanya kerja keras teman-teman di distrik yang telah melaksanakan kegiatan ini. Selain itu, kekompakan para distrik di wilayah ini juga sangat membanggakan. Mulai dari Distrik, Kaure, Namblong, Nimbokrang, Nimboran, hingga Kemtuk dan Kemtuk Gresi, semuanya hadir memberikan dukungan dalam kegiatan Festival Seribu Lilin yang digelar di Distrik Nimbokrang.
Atas nama pemerintah, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan bekerja keras menyukseskan kegiatan ini. Saya juga merasa senang dapat hadir langsung bersama masyarakat dalam rangka Festival Seribu Lilin.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk lebih bijak dalam pola konsumsi. Jangan hanya terpaku pada konsumsi nasi sebagai sumber utama makanan. Kita perlu menyadari bahwa daerah kita ini sangat kaya akan sumber pangan lokal. Semua bahan makanan yang bergizi dan melimpah sebenarnya tersedia di sekitar kita. Tinggal bagaimana kita mengelolanya agar menjadi makanan yang mudah diperoleh, lezat, dan tentunya bergizi. (At)














