Portal Berita Terkini Seputar Papua dan Nasional. Berita terbaru seputar Berita Nasional, Pemerintah Daerah, Dewan, Olahraga, Politik, Hukum dll
RedaksiIndeks
banner 728x250
1 / 3
2 / 3
3 / 3

Kapolres Jayapura Minta: Diskusi Kopi Pemda Para Caleg Komitmen Jaga Netralitas dan Profesional

Suasana Colo Sagu: Diskusi "KoPi PemDa" (Komitmen Pikiran Pemilu Damai) di Kabupaten Jayapura.

banner 120x600
banner 468x60

Kabupaten Jayapura, jelajahpapua.com –
Penggagas Colo Sagu, Kapolres Jayapura, AKBP Fredrickus W. A. Maclarimboen sukses gelar Colo Sagu: Diskusi Komitmen Pikiran Pemilu Damai (Kopi Pemda) yang berlangsung di Jalan Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat, (17/11/2023).

Diakusi Kopi Pemda, dihadiri oleh Pj Bupati Jayapura Triwarno Purnomo, para penyelenggara dan pengawas Pemilu, unsur Forkompimda, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, dari 18 Partai Politik, dan calon anggota legislatif.

banner 325x300

Kapolres Jayapura saat di wawancara mengajak seluruh calon anggota legislatif (Caleg) dan pimpinan Parpol untuk dapat mewujudkan Pemilu serentak tahun 2024 dengan damai pada 14 Februari 2024 mendatang.
“Dilakukannya diskusi untuk mendapatkam kesepakatan bersama, lalu dikemas dalam doa bersama yang akan dilalukan sebelum pelaksanaan kampanye,”jelasnya.

Adapun hal yang disepakati seperti, bagaimana komitmen para caleg dari 18 parpol dalam menjaga netralitas dan profesional saat berkampanye untuk menghindari kampanye hitam dengan saling menyerang. Memberi ruang yang diberikan kepada kaum milenial, apa yang menjadi harapan mereka pada pemilu 2024,”ucapnya.

Menjadi tugas kami soal keamanan, lalu bagaimana para Caleg dapat memanfaatkan momen dari terselenggaranya KoPi PemDa ini.
“Hari ini kami mengundang FKUB dan Kemenag agar kedepannya dua lembaga ini bisa membuat konsep doa bersama untuk menciptakan pemilu yang damai,”ungkapnya.

Sementara itu, salah satu pemilih pemula Yubi dalam diakusi meminta kepada para calon anggota legislatif (Caleg) di Kabupaten Jayapura agar tidak memberikan janji, tetapi harus memberikan bukti.
Karena hal itu sering ia dengar dari kerabat maupun sanak keluarganya mengenai para peserta pemilu.

Lalu kepada KPU Kabupaten Jayapura selaku penyelenggara pemilu dapat memberikan sosialisasi kepada pemilih pemula bagaimana cara untuk menyalurkan hak suaranya.
Tujuannya jangan kami memilih orang yang salah yang hanya memberi janji tanpa ada bukti,” pungkasnya. (Imel)

banner 325x300