Portal Berita Terkini Seputar Papua dan Nasional. Berita terbaru seputar Berita Nasional, Pemerintah Daerah, Dewan, Olahraga, Politik, Hukum dll
RedaksiIndeks
banner 728x250
1 / 2
2 / 2

Kapolres Jayapura Himbau Hentikan Aktivitas Sementara Saat Iring – Iringan Melintas, Sebagai Wujud Penghormatan Kepada Alm. Lukas Enembe

banner 120x600
banner 468x60

Kabupaten Jayapura, jelajahpapua.com – Sesuai dengan hasil rapat atau pertemuan dengan Forkopimda Papua, Pangdam XVII Cendrawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan, M.Han, Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.IK. MH, presiden GIDI Dorman Wandikbo, S.Th, dan Ketua FKUB Prov. Papua Pdt. Lipius Biniluk, S.TH., M.Th.

Untuk menghormati jenasah Almarhum Mantan Gubernur Provinsi Papua dua periode, masyarakat diminta menghentikan aktivitas sementara saat iring – iringan melintas setelah itu dapat kembali beraktivitas seperti biasanya, hal ini disampaikan Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, dihadapan media saat menyampaikan rencana prosesi kedatangan jenasah mantan Gubernur Papua Lukas Enembe, S.IP., MH di ruang Comand Center Polres Jayapura, Rabu (27/12/2023).

banner 325x300

Jenazah tiba di bandara Sentani 09.15Wit. Untuk rute yang akan dilalui diantaranya dari Bandara Sentani menuju tempat persemayaman pertama, jenazah diantar di lapangan STAKIN Sentani lalu dilakukan ibadah penyerahan, dan pelepasan, kesan dan pesan.

Dari STAKIN sekitar pukul 12.00 WIT, iring iringan menuju ke Koya dilakukan persemayaman kedua dan pemakaman.
Kapolres mengatakan dalam prosesi iring – iringan, kepada masyarakat khususnya Kabupaten dan Kota Jayapura yang di lintasi untuk menghentikan sejenak aktivitas sebagai wujud penghormatan kepada beliau.

Kapolres menjelaskan yang diijinkan menjemput sesuai pertemuan adalah para Tokoh Agama, Mahasiswa.
Untuk jemaat ataupun masyarakat dapat menunggu langsung di komplek Stakin untuk wilayah Kabupaten, sedangkan untuk wilayah Kota dan Kerom langsung menunggu di kediaman beliau yang di koya. Hal itu dilakukan untuk mempermudah prosesi yang sudah disusun oleh pihak Gereja dalam hal ini Gereja GIDI dan Pemerintah Provinsi Papua.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat jangan terpancing dengan segala isu – isu yang beredar, sudah ada statmen dari Ketua atau Presiden GIDI dan juga dari pihak keluarga dan itu kita hormati itu,” pungkasnya. (Imel)

banner 325x300